(I)
resah dengan kemelut persengketaan dunia
tak terdaya melawan penindasan demi penindasan
suara jahil jauh lebih lantang dan berkuasa
itulah hakikat kehidupan dunia
hanya airmata
mengiringi doa
(II)
resah dengan kemelut penantian
tak terdaya merancang untuk esok
suara hati turut gementar
munkin salah fokus penantian ini
siapa tahu - kematian yang datang dulu
itulah hakikat kehidupan insan
hanya airmata
mengiringi kesalan kealpaan diri
mengiringi kesyukuran - detik yang masih Tuhan berikan
No comments:
Post a Comment