Sunday, September 17, 2006

valid?

kenapa dibiar diri melukai hati
dah nyata
tak dipinta pergi
tak dipinta menanti

pilihanmu sendiri yang membawa
ribut dan kacaunya hati

sekadar bisikan terledak rasa
kuatnya kasih
dalamnya cinta
sekadar bisikan…
apakah valid untuk disandarkan?
apakah tak tersia untuk dititip?
kenangan semalam pun menjadi bayangan
yang kian pudar

tangisan mengiring indahnya semalam
pedih terasa hati
menitip semalam di alam nyata
tapi semalam itu
dah terlalu lama berlalu
semalam itu kini menjadi zon
yang menghidupkan kepedihan
pedih sepedihnya

kenapa masih dilewati semalam
kenapa dibiarkan diri melukai hati?

validkah ledakan rasa ini?

KepadaMu Kekasih

KepadaMu Kekasih
Aku berserah
Kerana ku tahu Kau lebih mengerti
Apa yang terlukis di cermin wajahku ini
Apa yang tersirat di hati
Bersama amali

KepadaMu Kekasih
Aku bertanya
Apakah Kau akan menerimaku kembali
Atau harus menghitung lagi
Segala jasa dan bakti
Atau harus mencampakku ke sisi
Tanpa harga diri

Hanya padaMu Kekasih
Aku tinggalkan
Jawapan yang belum ku temukan
Yang bakal aku nantikan
Bila malam menjemputku lena beradu

KepadaMu Kekasih
Aku serahkan
Jiwa dan raga
Jua segalanya
Apakah Kau akan menerima penyerahan ini
Apakah Kau akan menerimaku
Dalam keadaan begini


- Jamal Abdillah, Hattan & M.Nasir